BPBD Sumenep akan Berlakukan Status Siaga Darurat Kekeringan

Peristiwa Regional Sumenep
Share this:

asatoe.net, Sumenep – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur akan memberlakukan status siaga darurat kekeringan. Sebab, berdasarkan hasil pemetaan terdapat 32 desa yang tersebar di 10 kecamatan rawan kekeringan.

“Kami mengajukan surat permohonan status siaga darurat kekeringan kepada bupati. Karena di beberapa daerah di Sumenep sudah kesulitan mendapat air bersih,” kata Kepala BPBD Sumenep, Rahman Riadi, Selasa (21/7/2020).

Menurut Rahman, pengajuan status siaga darurat kekeringan sebagai upaya menanggulangi krisis air bersih. “Sesuai pengajuan status siaga darurat kekeringan diberlakukan selama empat bulan mulai Juli hingga Oktober 2020,” ujarnya.

Kata Rahman, penetapan status ini penting dilakukan sebagai dasar penggunaan anggaran belanja tidak terduga Pemerintah Daerah. “Hanya saja dana belanja tidak terduga itu sekarang dikhususkan untuk Korona. Semoga saja ada yang bisa digunakan untuk mengatasi kekeringan,” ucapnya.

Dalam penanggulangan bencana kekeringan, nantinya setiap wilayah yang melakukan pengajuan akan didroping air bersih sesuai kebutuhan. Pada musim kemarau tahun ini, BPBD Kabupaten Sumenep telah melakukan pemetaan daerah rawan kekeringan dan krisis air bersih.

“Daerah rawan kekeringan tahun ini hasil pemetaan jumlahnya lebih rendah dari musim kemarau tahun lalu,” jelasnya. (Hazmi)

image_pdfPDFimage_printPRINT
Tagged

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.