Hari Guru Nasional, Kiai Unais Singgung Soal Kesejahteraan

Pendidikan Regional Sumenep
Share this:

asatoe.net, Sumenep – Hari ini, 25 November 2019, Indonesia kembali memperingati Hari Guru Nasional. Peringatan ini secara resmi dimulai sejak tahun 1994 melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994.

Meski sudah 25 tahun memperingati Hari Guru Nasional, kesejahteraan guru masih menjadi isu nasional yang tidak kunjung terselesaikan.

Harusnya, pada momentum seperti ini mengingatkan semua pihak, khususnya pemerintah untuk kembali memperhatikan kesejahteraan guru, khususnya guru honorer yang jumlahnya mencapai ribuan.

Hal itu disampaikan Bakal Calon Bupati Sumenep 2020, Kiai Unais Ali Hisyam. Politikus PKB itu mengungkapkan, kesejahteraan guru perlu diperhatikan. Sebab, peran seorang guru ialah mencerdaskan anak bangsa.

Menurutnya, peran seorang guru sangat strategis dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Lebih-lebih dalam membangun sebuah bangsa.

“Seorang guru itu harus diperhatikan dan disejahterakan, karena guru ini merupakan tiang keberhasilan pendidikan bangsa ini,” katanya, Senin (25/11/2019).

Menurut Kiai Unais, salah satu misi meningkatkan SDM di Indonesia, khusunya di Kabupaten Sumenep ialah dengan memikirkan kesejahteraan guru.

“Kebijakan Pemerintah Daerah itu sangat menentukan, apakah berpihak kepada kesejahteraan guru atau tidak. Dan tentunya saya berada di pihak yang mengambil keputusan mensejahterakan guru,” tegasnya.

Soal kesejahteraan guru, kata Kiai Unais sudah ada standar secara nasional. Misalnya, dengan memastikan guru honorer diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain itu, juga memberikan tunjungan layak terhadap guru yang bertugas di wilayah kepulauan.

“Saat ini banyak yang beranggapan kalau guru ditempatkan di kepulauan itu sebagai hukuman atau pembuangan. Nah, anggapan seperti itu tidak boleh terjadi lagi. Justru sebaliknya, nanti guru-guru yang bertugas di kepulauan itulah yang berhak dipromosikan ke posisi yang lebih bagus kalau dia berhasil membangun SDM di kepulauan melalui sekolah-sekolah yang mereka tempati,” pungkasnya. (Hazmi)

image_pdfPDFimage_printPRINT
Tagged

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.