Kasus Narkoba di Sumenep Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Hukum Regional Sumenep
Share this:

asatoe.net, Sumenep – Kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur meningkat selama pandemi Covid-19. Terbukti selama Januari – Juli 2020, Polres setempat berhasil mengungkap sedikitnya 52 kasus.

Dari 52 kasus itu, Polres berhasil mengamankan 76 orang tersangka dan barang bukti berupa sabu seberat kurang lebih 246,89 gram. “Pengungkapan kasus narkoba di wilayah hukum Polres Sumenep kali ini cukup besar. Ini membuktikan peredaran narkoba meningkat selama pandemi,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman, Kamis (16/7/2020).

Menurut Darman, dari 76 tersangka itu tercatat 72 tersangka berjenis kelamin laki-laki dan 4 perempuan. Rinciannya, 15 orang pengedar, 32 orang kurir dan 29 orang pemakai.

“Para tersangka ini berasal dari berbagai kalangan dan profesi, ada pelajar/mahasiswa 4 orang, petani 16, nelayan 5, wiraswasta 43, ASN dan IRT masing-masing 1, dan 6 orang diketahui tidak memiliki pekerjaan,” jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 112 dan 114 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun penjara. (Hazmi)

image_pdfPDFimage_printPRINT
Tagged

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.