Kritik Sosial Ala Kinanti

Pendidikan Regional Sumenep
Share this:

asatoe.net, Sumenep – Kinanti Yuarsyanda (15) menerbitkan buku kumpulan cerita pendek (cerpen) berjudul ‘Catatan Harian Kinant’. Buku tersebut diluncurkan sebagai kritik sosial dan kegelisahan dirinya.

“Saya ingin menyampaikan semua kegelisahan sekaligus kritik sosial dalam buku itu,” kata Kinant saat peluncuran bukunya, Sabtu (22/8/2020).

Kinant menuturkan, kritik yang disampaikan lewat bukunya salah satunya yakni mengenai rasa egois yang pada dasarnya dimiliki orang setiap orang.

“Ke depan saya akan terus berkarya untuk mengeluarkan buku kedua yakni novel. Buku pertama ini penting sebagai motivasi terus berkarya.” ucapnya.

Menurut Kinant, dirinya mulai tekun menulis karya sastra cerpen semenjak duduk di bangku sekolah menengah pertama. Suka duka menyelesaikan buku tentu telah dirasakan.

Mengingat saat sekarang usianya masih terbilang sangat muda menginjak 15 tahun tentu hambatan maupun rintangan harus dilaluinya, karena masih harus membagi waktu belajar bermain dan menulis.

“Tidak mudah ya menuntaskan buku setebal 74 halaman dan sebanyak delapan judul ini. Butuh waktu bertahun-tahun,'” ungkap putri dari pasangan suami istri Sukahar dan Dwi Yusa Fitri itu.

“Buku ini sendiri saya tulis dari inspirasi kehidupan sehari-hari, buku bacaan, hingga film,” timpal Kinant. (Hazmi)

image_pdfPDFimage_printPRINT
Tagged

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.