Maju Pilkada Sumenep 2020, Pasangan Fattah Jasin-KH. Ali Fikri Didukung 6 Parpol

Politik Regional Sumenep
Share this:

asatoe.net, Sumenep – Pasangan Fattah Jasin-KH. Ali Fikri mendeklarasikan diri maju sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Sumenep 2020.

Deklarasi pasangan yang populer disapa Gus Acing-Mas Kiai Fikri ini dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Terate, Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2020).

Pasangan ini didukung enam partai politik (Parpol), yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Partai Golkar.

Ketua DPC PKB Sumenep, KH. Imam Hasyim mengatakan, optimis memenangkan pasangan yang mengusung jargon “Sumenep Barokah” tersebut. Sebab, partai koalisi berkomitmen mengantarkan pasangan ini ke kursi M1 dan M2.

“Kami siap mengawal rekomendasi DPP dan memenangkan pasangan Fattah Jasin-KH. Ali Fikri pada Pilkada Sumenep 2020,” kata KH. Imam saat membacakan naskah deklarasi.

Bakal calon bupati Sumenep, Fattah Jasin mengatakan, pagelaran deklarasi berjalan dengan lancar. Kata dia, sebenarnya pada deklarasi ini pihak panitia mengundang 200 orang. Karena pandemi Covid-19, peserta yang hadir dibatasi dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Sebenarnya panitia menyiapkan undangan 200, tapi yang datang mungkin lebih dari kapasitas. Ini diluar dugaan kami, semua partai koalisi kompak hadir dan relawan beserta simpatisan sangat antusias,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Gus Acing juga menyampaikan sejumlah program prioritas dalam visi dan misinya. Yakni, dia ingin mewujudkan “Sumenep Barokah” dengan memakmurkan desa dan meratakan pembangunan.

“Mimpi kita berdua kalau ditakdirkan menjadi bupati dan wakil bupati Sumenep, kami akan mendorong ekonomi masyarakat dengan memaksimalkan kearifan lokal, juga ingin mempercepat peningkatan infrastruktur, baik di kepulauan maupun daratan,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan keinginannya itu, dia bersama parpol pengusung akan semaksimalmungkin bergerak untuk memenangkan kontestasi lima tahunan itu. Dengan cara mendatangi tokoh-tokoh dan bergerilia ke masyarakat bawah.

“Kita akan terus bersilaturrahim dan menyapa masyarakat bawah. Kita tidak akan terlena dengan istilah koalisi gemuk. kita akan terus bersilaturrahim,” ucapnya. (Hazmi)

image_pdfPDFimage_printPRINT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.