Pandemi Covid-19, Dinas Peternakan Sumenep Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Peristiwa Regional Sumenep
Share this:

asatoe.net, Sumenep – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Sumenep, memperketat pengawasan terhadap hewan yang diperjualbelikan di pasar hewan menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah. Itu dilakukan untuk memastikan kesehatan hewan di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumenep, Bambang Heriyanto, melalui Kabid Kesehatan Hewan, drh. Zulfa mengatakan, saat ini pihaknya mulai melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi hewan kurban sehat dan layak sembelih.

“Sejak dua minggu yang lalu, kami sudah bergerak melakukan pengawasan serta pemeriksaan hewan kurban,” katanya, Rabu (22/7/2020).

Menurut dia, pengawasan dilakukan di sejumlah pasar tradisional. Seperti pasar tradisional Lenteng, Prenduan, Batang-batang, Dungkek, dan pasar Pamolokan di Kecamatan Kota Sumenep.

“Selain itu, kami juga melakukan pengawasan terhadap pedagang hewan musiman yang ada di Kecamatan Kota. Seperti, di Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Lontar Pangarangan, dan Jalan Payudan Pabian,” ungkapnya.

Dari hasil pengawasan yang dilakukan, sejauh ini petugas belum menemukan adanya indikasi hewan kurban yang tidak memenuhi standar, khususnya dari segi kesehatannya.

“Hasil pemantauan kami di lapangan, semua hewan sehat. Baik sapi maupun kambing yang dijual di pasar. Jika pun ada yang sakit, kami himbau kepada pedagang agar tidak dijual, dan dilakukan isolasi atau dipisah dari hewan lainnya,” jelasnya.

Zulfa menambahkan, untuk pengawasan terhadap hewan kurban akan dilakukan hingga hari H Idul Adha. Kata dia, petugas yang melakukan pengawasan terdiri dari 30 orang paramedis kesehatan hewan dan 7 orang dokter hewan.

“Mereka tersebar di setiap kecamatan untuk melakukan pemantauan, termasuk di wilayah kepulauan,” pungkasnya. (Hazmi)

image_pdfPDFimage_printPRINT
Tagged

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.