Tahun 2019, Sumenep Bakal Selenggarakan 40 Festival

Advertorial Regional Sumenep
Share this:

asatoe.net, Sumenep – Sebanyak 40 event akan diselenggarakan sepanjang tahun 2019. Rangkaian event yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut terangkum dalam kalender wisata bertajuk “Visit Sumenep 2019”.

Peluncurkan kalender pelaksanaan 40 event tersebut dipusatkan di Pantai Slopeng, Desa Semaan, Kecamatan Dasuk, Minggu (10/3/2019). Ke-40 event selama satu tahun penuh di Sumenep ini terdiri dari beberapa event. Seperti budaya, sejarah, tradisi dan eksplor kekayaan alam.

Adapun empat event Sumenep diantaranya masuk dalam event berskala internasional. Empat event tersebut antara lain Sumenep Internasional Cycling Tourism, Pameran Keris Dunia dan Kejuaraan Catur Internasional.

Bupati Sumenep, A Busyro Karim memastikan Visit Sumenep 2019 ini lebih terencana dari pelaksanaan tahun sebelumnya dengan melibatkan berbagai pihak untuk berkolaborasi. Baik itu disektor pendanaan, pelaksanaan kegiatan hingga pemasaran pariwisata.

“Semoga pelaksanaan Visit 2019 lebih baik dari tahun sebelumnya. Baik dari sisi pelaksanaan, kunjungan wisatawan maupun event yang dilaksanakan,” kata bupati.

Tak hanya itu, lanjutnya, Sumenep menyimpan banyak kekayaan yang bisa dimanfaatkan untuk menambah pendapatan daerah dan meningkatan perekonomian masyarakat. Seperti sumber daya alam, tradisi, sejarah dan budaya yang luar biasa.

“Banyak peluang yang bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya di sektor pariwisata,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, kunjungan wisata di tahun 2018 mengalami peningkatan dari 1.047.109 menjadi 1.285.325 wisatawan. Hal itu menunjukkan bahwa Visit Sumenep 2018 berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

“Nilai investasi di Kabupaten Sumenep 2018 mencapai Rp 2,6 triliuan atau meningkat 48 persen dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp 1,7 triliun,” jelasnya.

Kata bupati, saat ini sektor pariwisata menjadi primadona, baik itu di tingkat regional, nasional bahkan internasional. Hal itu dikarenakan sektor pariwisata terus meningkat setiap tahun.

“Kementerian Pariwisata mencatat, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB Nasional di tahun 2017 mencapai 5 persen atau di bawah sektor migas, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 12 juta orang,” sambungnya.

Sebab itu, bupati berharap, Visit Sumenep tahun ini tak hanya mampu meningkatkan perekonomian Sumenep, tetapi juga dapat menciptakan Sumenep yang ramah, bersih dan bersahaja.

“Orang berwisata untuk refresing dan butuh kedamaian, sehingga masyarakat Sumenep harus sopan dan ramah terhadap wisatawan,” pungkasnya. (Hazmi)

image_pdfPDFimage_printPRINT
Tagged

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.