Tiga Petugas Pasar Lenteng yang Terjaring OTT Terancam Dipecat

Hukum Regional Sumenep
Share this:

asatoe.net, Sumenep – Tiga petugas Pasar Lenteng, yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Unit Pidkor Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, terancam dipecat.

“Sekarang tiga orang itu sudah tidak lagi ditugaskan di Pasar Lenteng pasca ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra kepada sejumlah media.

Saat ini, kata Agus, pihaknya masih menunggu putusan dari pengadilan apakah ketiga pegawai itu bersalah atau tidak. Jika terbukti bersalah, bisa saja berujung pemecatan.

“Kami masih menunggu proses hukum. Mereka kan masih terdakwa, belum tentu bersalah, biarpun sudah mengarah ke sana (bersalah),” ujarnya.

Sebelumnya, Tim Pidkor bersama Resmob Polres Sumenep melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Pasar Lenteng, Minggu (28/6/2020). Dalam giat tersebut, polisi mengamankan tiga orang, yakni MS seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan dua Pegawai Harian Lepas (PHL) C dan SB.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pedagang. Setiap pedagang dimintai menyerahkan uang masing-masing sebesar Rp 2 juta untuk menempati kios baru. Saat OTT, polisi mengamankan sedikitnya Rp 15,5 juta sebagai barang bukti. (Hazmi)

image_pdfPDFimage_printPRINT
Tagged

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.