Turnamen Voli Gemuruh Fatmawati Memanggil dan Peresmian Lapangan Desa Program Menpora RI

Nasional Olahraga
Share this:

asatoe.net, Bengkulu – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Imam Nachrawi secara perlahan dan pasti terus menjalankan program unggulannya berupa lapangan desa. Program tersebut mulai dirasakan oleh masyarakat khususnya di sejumlah daerah seperti di KAUR, Bengkulu. Hal itu bisa dilihat dari dilaksanakannya turnamen bola voli antar desa yang dilanjut dengan peresmian program yang direncanakan berlangsung mulai 17-18 Februari 2018.

Dalam acara tersebut dihadiri langsung oleh Musihrin Tim Staf Khusus Menpora RI, yang juga secara kebetulan merupakan putra asli KAUR, dan sejumlah perangkat desa di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Dang Sihrin panggilan akrab Musihrin mengatakan, permohonan maafnya atas ketidakhadiran Bapak Menpora RI, Imam Nachrawi, karena bertepatan dengan acara dilain tempat.

Meski begitu, beliau mewakili Menpora sangat mengapresiasi atas segala bentuk upaya masyarakat dari beberapa Desa di KAUR yang telah terlibat aktif menyemarakkan olahraga dengan memanfaatkan sebaik mungkin lapangan yang telah difasilitasi oleh Menpora RI itu.

“Selamat bertanding jagalah sportifitas. Dan saya berharap seluruh pemain bisa mengedepankan kekeluargaan, itu hal penting dalam pelaksanaan kegiatan ini,” kata Musihrin, Sabtu (17/2/2018).

Lebih dari itu secara pribadi Dang Sihrih sebagai putra daerah menyampaikan rasa bahagianya karena perjuangannya sebagai putra daerah yang bekerja membantu mensukseskan semua program Menpora dapat dinikmati oleh masyarakat tanah kelahirannya sebagai bentuk pengabdian.

Dengan nada sedikit bercanda, Dang Sihrin juga menyampaikan niat baiknya kepada masyarakat KAUR bahwa dia sedang diperintahkan dan diberi mandat yang tak bisa ditolak oleh para senior di Jakarta agar ikut kontestasi pada Pileg DPRD KAUR tahun mendatang.

“Itupun jika dikehendaki dan direstui oleh masyarakat,” candanya.

“Karena saya sangat sibuk di Jakarta, sekalian saya sampaikan kepada para hadirin mohon doa dan restunya, ya didukung dan dipilih Alhamdulillah, jika tidak didukung dan dipilih juga Alhamdulillah. Berarti saya tetap tinggal di Jakarta, hahaha,” sontak disambut tawa oleh masyarakat.

Pada sambutan penutupnya, Sihrin kembali menghimbau masyarakat agar bertanding dengan sportifitas dan penuh kekeluargaan. “Lubuk Kecik Tanpo Buayo, Muda Beda dan Progresif,” tandasnya. (haz/A1)

image_pdfPDFimage_printPRINT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.